LILIN
Ketika berjumpa anggap saja kita tidak saling mengenal. Meskipun sudah lama kita saling kenal. Walaupun sudah banyak waktu yang kita habiskan bersama. Mungkin kau tidak akan pernah sadar kenapa aku menjauhimu, bagiku ada beberapa hal yang cukup meyakinkanku untuk menjadikanmu hanya sebagai orang yang patut untuk dijadikan masa lalu dan bukan sebagai memori yang baik.
Menghapusmu dari ingatan lebih baik apalagi jika menjauhimu itu lebih baik lagi dan memberikan hatiku ruang yang lapang dan pastinya lebih sehat. Mungkin terkesan kejam tapi ingat satu hal “KITA LAHIR SENDIRI DAN MATI JUGA SENDIRI” jadi jangan takut untuk kehilanganku, aku hanya sebagai lilin untukmu, ketika listrik dalam hati dan pikiranmu padam kau mencariku sebagai penerang hati dan pikiranmu. Ketika listrik kembali hidup kau lupa dengan lilin dan dimana terakhir kali kau meletakkan lilin.
Ingat pesanku jika kelak kita berjumpa di tempat yang biasa kita kunjungi dan bertatapan mata cukup katakan “hai”, jika salah satu dari kita melihat dari kita tidak perlu bertegur sapa. Bukankah itu hal yang mudah bukan ?
Salam,
Lilin


